Fish

Senin, 02 Juli 2012

PERKEMBANGAN IPTEK PADA MASA PERANG DINGIN(materi IPA)



1.        Lahirnya Negara-Negara Fasisme
a.         Fasisme adalah faham yang menonjolkan kepentingan negara dan tidak menghargai kepentingan perseorangan.

b.         Ciri-ciri negara Fasisme sebagai berikut:
1.        Menonjolkan kepentingan negara dan tidak menghargai kepentingan perseorangan .
2.        Memiliki rasa kebangsaan yang berlebihan (caufinisme).
3.        Mendewakan penguasa (diktatorisme).
4.        Anti demokrasi.

c.         Negara-negara fasisme sebagai berikut:
1.        Jerman di bawah kepmimpinan Adolf Hilter (nazisme) , tindakan yang dilakukan membahayakan dunia yaitu sebagai berikut:
a.      Membentuk polisi rahasia; 
b.      Mengobarkan caufinisme;
c.       Mengingkari  perjanjian Persailes; dan
d.      Bercita-cita menguasai Eropa.

2.         Italia
Di bawah kepemimpinan Mussolini (fasisme), tindakan yang dilakukan membahayakan perdamaian dunia yaitu sabagai berikut:
a.      Merebut Albania
b.      Merebut Abesinia
c.       Membantu pemerintahan Jendral Franco di Spanyol
d.      Bercita-cita menguasai Laut Tengah dan sekitarnya.

3.             Jepang
Di bawah kepemimpinan Kaisar Hiro Hito (militerisme), tindakan yang dilakukan membahayakan perdamaian dunia sebagai berikut:
a.      Melakukan politik ekspansi
b.      Bercita-cita menguasai Asia Pasifik

Penjelasan
2.        Latar Belakang  Lahirnya Perang Dunia II

a.         Sebab umum sebagai berikut:
1.         Munculnya Nasionalisme yang berlebihan di Italia, Jerman, dan Jepang.
2.        Munculnya paham diktatorisme di Italia, Jerman,  Jepang dan Spanyol.
3.        Munculnya politik agresi militer (expansi) sebagai berikut:
a.        Di Italia berdasarkan doktrin Italia Heredita.
b.        Di Jerman, Liben Sroum, di Jepang (Haku icu).
c.         Upaya menguasai wilayah yang kaya bahan baku industri.
d.        Italia menyerang ke Afrika Utara dan Ethiopia, Jerman menyerang ke Australia dan Trimelan, jepang menyerang Mansirya dan Cina.

b.         Sebab khusus perang dunia II sebagai berikut:
1.        Jerman menyerang Polandia tanggal 1 Desember 1939
2.        Jepang menyerang Pearl Habour pangkalan Laut  Amerika Serikat di Hawai tanggal 7 Desember 1941.

3.        Persekutuan Perang Dunia II
a.         Blok Sentral
1.        Jerman
2.        Italia
3.        Jepang
4.        Spanyol
5.        Rumania
6.        Bulgaria
7.        Austria
b.         Blok Sekutu
1.        Inggris
2.        Prancis
3.        Amerika Serikat
4.         Unisoviet
5.        Australia
6.        Belanda
7.        Cina
8.        Polandia

4.        Akhir Perang Dunia II
a.         Perjanjian antara sekutu dengan Jerman 2 Agustus 1945 dengan keputusan sebagai berikut:
1.        Jerman dibagi menjadi 4 daerah pendudukan yaitu :
a.        Jerman Barat (Amerika Serikat, Inggris dan Prancis)
b.        Jerman Timur (Uni Soviet)
2.        Kota Berlin dibagi menjadi 4 daerah pendudukan yaitu:
a.        Berlin Barat (Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis)
b.        Berlin Timur (Uni Soviet)

3.        Demiliterisasi Jerman
4.        Penjahat perang Jerman harus dihukum
5.        Jerman harus membayar kerugian perang.

b.    Perjanjian antara Amerika Serikat dan Jepang. Tanggal 19 September 1651 di San Frasisco dengan keputusan sebagai berikut:
1.        Jepang diperintah oleh tentara Amerika Serikat
2.        Kepulauan Uril diserahkan kepada Uni Soviet
3.        Korea akan dimerdekakan dan dibagi menjadi dua daerah pendudukan yaitu sebagai berikut:
a. korea Utara (Uni Soviet);
b. Korea Selatan (Amerika Selatan);
4.    Penjahat perang harus dihukum ; dan
5.    Jepang harus membayar kerugian perang.
c.         Perjanjian antara Sekutu dan Italia 1947 dengan keputusan sebagai berikut :
1.        Daerah Italia diperkecil;
2.        Abesinia dan Albania dimerdekakan;
3.        Semua jajaran Italia dikuasai Inggris;
4.        Italia harus membayar kerugian perang; dan
5.        Penjahat perang harus dihukum.
d.         Perjanjian Sekutu dan Austria di Austria 1945  dengan keputusan sebagai berikut:
1.        Kota Wina dibagi menjadi 4 daerah pendudukan sebagai berikut:
a.        Uni soviet
b.        Amerika Serikat
c.         Inggris
d.        Prancis
2.        Syarat-syarat lain yang belum bisa ditentukan jika belum ada keputusan dari de fix four.

e.         Perjanjian antara Sekutu dan Aliansi Jerman di Paris 1947 dengan keputusan sebagai berikut:
1.        Hongaria;
2.        Bulgaria, Rumania diperkecil; dan
3.        Hongaria, Bulgaria Rumania harus membayar kerugian perang.
5.    Akibat Perang Dunia II

a.  lahirnya perserikatan bangsa-bangsa tanggal 24  Oktober 1945  sebagai berikut:
1.    Prakarsa PBBadalah pemerintah Amerika Serikat,  Inggris dan Uni Soviet ( F.D. Roosevelt,  Winston Churchilldan Stalin)
2.    Piagam PBB ditanda tangani tanggal 26 Januari 1945 oleh 50 negara
3.    Anggota PBB yang mempunyai hak veto adalah:
a. Amerika Serikat
b.  Inggris
c. Prancis
d. Uni Soviet
e. Cina
b.  Dikolonisasi di Asia Afrika sebagai berikut:
1.  Filipina merdeka tanggal 4  Juli 1945
2. Berma merdeka tanggal 4  Januari  1948
3. Vietnam merdeka tanggal 21 Juni 1954
4.  RRC merdeka tanggal  1 Oktober 1949
5.  Mesir  merdeka tanggal 15  Juli 1953
6. Libya merdeka tanggal 1 Januari  1952
c.    Polarisasi
Sistem politik dan ekonomi sebagai berikut:
1.         Perang dunia II melahirkan negara Super Power yaitu Amerika Serikat  dan Uni Soviet;
2.         Amerika Serikat memiliki ideologi yang berkiblat pada liberalisme dan Uni Soviet memiliki ideologi  yang berkiblat pada komunis;
3.         Leberalisme adalah paham yang mengutamakan kemerdekaan individu,  demokrasi dan  nasionalisme;
4.         Sosialisme adalah paham yang menghendaki suatu masyarakat yang tersusun secara kolektif agar menjadi masyarakat yang bahagia;  dan
5.         Sosialisme dipecah menjadi 2 yaitu:
a.        Sosialisme demokrat atau sosialisme kolonialisme; dan
b.        Sosialisme komunis .

d.  Masuknya pengaruh sistem ekonomi Internasional terhadap perkembangan politik ekonomi di Indonesia sebagai berikut:
1.    Landasan sistem  ekonomi nasional di Indonesia periode 1950-1959 adalah liberalisasi.
2.    Pada  awal kemerdekaan Indonesia,  inflasi melanda negara Indonesia.
3.    Setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia tanggal 27 Desember 1949 infllasi di negara Indonesia bertambah  hebat.
4.    Gagasan Sumitro kemudian dituangkan dalam program benteng pada kabinet Natsir dengan tujuan untuk melindungi para pengusaha pribumi, namu mengalami kegagalan.
5.    Pada masa Kabinet Sukiman dilakukan upaya perbaikan ekonomi dengan menasionalisasi de java bang.
6.    Pada masa Kabinet Ami Sastro Amidjoyo dilakukan perbaaikan ekonomi dibentuk biro perancang negara dengan tugas merancang pembangunan jangka panjang  melalui pembangunan jangka pendek (Pelita).
7.    Kegagalan liberalisme memperkokoh antikolonialisme dan imperialisme dengan mengeluarkan Manipol USDEK.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar